About Me

Saturday, January 15, 2011

And When We Think We Are Good....

Wehhheiiiii....Kiah dah paksa update neh? You think I got nothing better to do kah?

Okay, I think now there's need to put up a disclaimer notice...yang blog ini bukan lah blog berunsur ilmiah..so, harap janganlah digunakan untuk pedoman ataupun bahan untuk thesis, viva apa segala educational purposes.If you are so bijak bistari that you claim you were and very much will lose sleep over others grammatical error or by any means pronounciation not up to your liking, pergilah baca blog lecturer TESL.

But, if you think that there is more to life than ceritaku cerita mu, whether the world is so interested to know about your person specification type of future partner or the different between how American, Australian or England way of enunciating the word potatoes...then, please read on and be my friend.

And where do I start? So, Cik..you were asking about whether you should or you should not warn your ex current partner of his tendency to menggunakan mereka sebagai mesin ATM segera. Why would you want to do that? Terpikirkan kita..kalaulah kita ini dikapur, ialah kerna kita sendiri rela dikapur oleh boipren kita yang muka tampal kulit babi ittew.Manalah tahu, besok-besok ex kita yang terkenal dengan reputation kaki cucuk duit itu akan dapat Hajah Bakhil sebagai gilpren...maka, wafer thin ice chance lah kan pompuan tu akan jadi mangsa kapur? Ish..tak payah lah you susah-susah..unless, if you takleh tido malam mengenangkan keselamatan purse wanita lain sejagat..then, ikutlah kata hati you. Hehehe...

And another....hal ini lah yang paling sensitip sekali. But I think I should write it as a post as ianya berlinkar-lingkar dalam kepala pala hotak ku semenjak dua menjak ini. Like a doctor, I am very much expose to penyakit teruk-teruk...I'm not referring to any scientific or medical evidence, but believe me, orang-orang yang direfer atau yang datang sendiri ke pejabat Sosial Services, mempunyai masalah yang kenkadang tu tak terjangkau dipikiran kita ni.

Kadang2 (amboiii..kadang2 aje ke?) I sungguhlah insaf dan bersyukur yang I takde lah ditimpa masalah berat macam orang yang datang mintak bantuan itu. But in a way, it alights me that kalau itu boleh jadi kat orang lain, benda tu pun boleh jadi kat kita juga.

It is not easy to be in a position yang sungguh lain dari orang lain. While I believe inner strength and penyelesaian masalah hanya akan datang dari kita sendiri dah Tuhan, kita juga memerlukan orang sekeliling kita untuk memberi sokongan moral..walaupun benda yang kita buat tu takde moral. It is important to be a friend. We sometimes gain from others pain..in a way. We tend to reflect, what is important and what is not.

I am very pleased to see..ramainya kengkawan I yang dah jadi alim ulamak...didalam FB..compared to zaman jahiliyyah memasing yang bed hopping lah..bar hopping lah..apa saja benda yang pada mereka is their part of growing up yang tak terbuat dek I yang sungguhlah pemalu tahik kucen lagi hidup dizaman batu berbapa kan Presiden Mugabe ini. While some of my friends ni is racing in the pursuit of kehidupan yang lebih baik didalam dunia dan dialam selepas tiada, I think diorang tu terlupa yang macam mereka dulu, orang lain pun agak lambat nak dapat cahaya and tak ada orang nak nak mengikut or cepat pandai dengan cikgu-cikgu yang garang lagi judgemental.

This guy in FB..yang juga kawan I...yang dok bagi syarahan berbau persecutory...yang satu ketika dulunya, berkongkek dgn ex gilprennnya, yang juga kawan I sampai pompuan tu termengandung dan membuat termination. This guy blah cenggitu aje. Sial tul mamat tu. But nowadays, dia jadi alim ulamak...dalam FB aje..cara hidup dia tak pulak I nampak dia bertukar menjadi set-set orang Pulau Melaka. So I dengan sakit hatinya, pi lah cakap kat ex gilpren nya ni..eh si Cibai tu, pernah tak mintak mahap dengan you. Yilekk uols. Ex gilpren nya tanya I..kenapa you tanya? I cakaplah..yang I actually berkawan dgn ex nya..so I macam menyampah tgk dia bersyarah macam dia sajalah yang betul orang lain salah dalam FB wall and status nya. Kalaulah betul dia dah bertaubat, patutnya dia mintak mahaplah kan dengan orang-orang yang pernah disakiti nya..orang-orang yang pernah dikapur nya...? Tidak.

Azmil Mustapha once gave interview..about his reformed way of life. He quoted 'orang kafir lah yang perlu kita musuhi'. Terdiam terduduk I baca interview itu. Allah menggalakkan kita membenci sesama manusia ke? Bukankah tiada paksaan dalam agama? The next I know..he was in ICU...fighting for his life. Thank god he survived.

This is what I think....kita ada akal dan kepercayaan kita sendiri. Kita mungkin salah dalam perlakuan kita sehari-hari. Kalau kita ada kesedaran, kita akan minta bantuan, minta ditunjukkan jalan.Tetapi kita juga tak lepas dari membuat salah dan menjadi bodoh. Tidak ada perlunya manyakiti orang lain...hatta dengan kata-kata kita sekalipun. We have to agree to disagree that kita adalah orang yang berlainan.

So, sebab itulah saya tak ada simpati pada orang Palestine. Saya lebih bersimpati kepada orang-orang cacat yang jadik mangsa keadaan. Kenapalah puak Mujahidin tu tak pernah menang dalam perjuangan diorang kat celah-celah batu tu? Have you seen how they treated their women? Do you know how many boys they sodomised?

Yes, Islam dan Allah itu benar..tetapi, jagalah akhlak kita dulu sebelum kita nak mengomplen dan menjatuhkan hukum ke atas orang lain.

Dengan ini, saya memohon maaf atas kata-kata kutuk saya terhadap mangsa-mangsa kutukan saya dalam ini blog. Semoga Allah akan memberikan saya cahaya kebenaran..dan berhenti mengutuk. Amin.

13 comments:

aking said...

eh ex mak skrg pun dah dapat cahaya, ada lah hints2 kasi tarbiyah skit pdhal dia tak tahu mak ni LA-ISLA BONITA* Islamic lagi beriman dari dia* matilahmakkkkkkkkkkkkkkk hahaha

nyah....bom je dgn bom ikan laki tu

DeLancrettLurpak said...

betol makji, I tgk kengkwn I di FB ataupun di blog telah amik part time jadik penceramah agama.. Bagus la depa jadik baik kann, tapi tu la knowing them, I rasa nak muntah pulak bila baca isi ceramah mereka..

jahat kah I wahai Makji?

Hjh Esah Jolie said...

Aking..ye lah kannn..La Isla Bonita...

BL, ehh...tak salah jadik penceramah agama, even tak bertauliah sekalipung...sebab kita kan ada tanggungjawab dengan sedara seagama kita. Tapi yg masalahnya.. lepas bagi surah itu ini..lepas tu boleh pulak hapdate ngutuk orang sana sini. Dakwah amenda tu?

DeLancrettLurpak said...

Makji, kalau isi ceramah yg boleh digunapakai, tidaklah I kesah. Tapi kalau dalam isi ceramah itu diselitkan benda-benda yg tidak tahu kebenarannya, yg silap haribulan boleh dikategorikan sebagai fitnah, I takuttt!!!

starla said...

eh...nak tanya...bkn org afghan ke yg suka sodomise boys? tak tau plak palestine pun gitu....hmmmm...dunia sudah tidak aman...

dayangbest said...

Sukalaaa entry nih
Terus terasa nak komen

-ur SR-

Hjh Esah Jolie said...

Starla...what I meant to say was, Palestinian had what is coming to them...sama je buruknya perangai mcm Yahudi..if they're saying Jews were bad.

Dayangbest..hah..comment lerr

Manal said...

Makji, your tazkirah (peringatan in arabic) is music to my ears heh!

Hjh Esah Jolie said...

Manal, here's a thought..re open yr blog. Since you're very good at almost everything and have unlimited supplies of stories, you should teach and tell stories too. My space is a slum. Seriously.

Manal said...

Makji, alright, I hear you. Will open with a small hush and then a bang hehe...

j.amyemeelea said...

well mak ji, its so easy to find faults in others than those which is inherent in us. nad i really hate those peeps with holier than lembu attitude. true THAT! if youre so inclined to set set born again muslims/muslimah...mintak maaf lar dulu yer atk.

Anonymous said...

kalau tak suka apa yg org letak kat fb, takyah la baca. hollier than thou ke, hollier than crap ke. itu fb dia. ikut suka dia lah nak tulis apa pun. there's always the "hide" button if you don't want to read them. idok gitu?

Anonymous said...

I love this post! I ingat I sorang je yang meluat tahap muntah darah at some people I know yang tahap hypocrisynya ya rabbi tak boleh blah.

Ada someone yang dok ler melambung2 puji laki dia sambil diselit-selit dengan tazkirah itu ini (not that I am against that, tazkirah that is) tapi fail to mention yang laki dia pernah kawen dgn GRO as a second wife. Bila ditanya what was he doing in a dangdut club in the first place? Oh,jawap si bini, dia mentazkirahkan para gro supaya kembali ke pangkal jalan.

*lu pikir la sendiri*